1. Setelah ada email pengajuan ta’aruf yang masuk ke dalam inbox email kamu, pastikan untuk selalu teliti dan berhati-hati dalam mempelajarinya. Apabila email yang masuk tersebut tidak dilampirkan dengan lampiran CV Ta’aruf lengkap, maka silahkan balas email tersebut dengan permintaan untuk melampirkan CV Ta’aruf lengkap miliknya terlebih dahulu. Namun jika email tersebut melampirkan CV Ta’aruf lengkapnya, silahkan balas email tersebut dengan format balasan :
“Terimakasih, CV Ta’aruf yang Anda kirimkan sudah saya terima. Berikan saya waktu untuk mempelajari terlebih dahulu CV Ta’aruf yang Anda kirimkan, jika nantinya saya tertarik maka akan segera saya balas kembali email Anda dengan menyertakan CV Ta’aruf milik saya. Namun apabila tidak ada ketertarikan dari saya, maka email ini adalah balasan terakhir dari saya. Terimakasih.”
Lalu bagaimana jika kamu ada ketertarikan kepada member lain di komunitas ini? Tentu saja kamu bisa mengajukan perkenalan ta'aruf kepada yang bersangkutan. Gunakan template ini dibandan emailnya nanti ya :
"Assalamu'alaikum warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Hai,salam kenal sebelumnya. Perkenalkan saya dengan (nama panggilan kamu), saya melihat postingan biodata ta'aruf kamu melaluui akun IG Komunitas @taarufsiapnikah.id, dan kebetulan saya juga member terdaftar di komunitas tersebut, ini link postingan biodata ta'aruf milik saya : (copy paste link postingan biodata ta'aruf milik kamu).
Bersama dengan email ini pun saya melampirkan CV Ta'aruf Lengkap milik saya pribadi, semoga kamu ada waktu luang untuk mempelajarinya.Insya allah saya siap jika kamu ada niat untuk melanjutkan kommunikasi lebih intens untuk proses kita saling mengenal melalui email ini.
Terimakasih banyak sebelumnya."
2. Setelah kamu mempelajari beberapa CV Ta’aruf yang masuk ke dalam email kamu, silahkan untuk segera menghapus email pengajuan taaruf yang tidak kamu kehendaki. Namun jika memang ada ketertarikan dengan salah satu atau lebih dari beberapa email yang masuk, silahkan untuk membalas kembali email tersebut dengan format:
“Alhamdulillah CV Ta’aruf yang Anda kirimkan sudah selesai saya pelajari, bersama dengan email ini saya lampirkan juga CV Ta’aruf milik saya pribadi agar dapat bisa Anda pelajari terlebih dahulu sebagai bahan untuk pertimbangan ke tahap selanjutnya. Balasan email Anda tentang kelanjutan proses selanjutnya akan saya tunggu maksimal 1×24 jam setelah terkirimnya email ini. Jika melebihi batas waktu tersebut maka saya anggap komunikasi kita tidak berlanjut. Terimakasih.”
3. Selanjutnya, apabila kamu tidak juga mendapat balasan tentang kelanjutan ke proses selanjutnya setelah 1×24 jam tindakan kamu selanjutnya adalah menghapus email tersebut. Namun apabila kamu mendapat balasan mengenai keberlanjutan ke proses selanjutnya, maka tahap selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan memberikan beberapa pertanyaan sekaligus sesuai dengan list pertanyaan yang tersedia pada menu Daftar Pertanyaan Proses Ta’aruf. Usahakan agar kamu selalu menggunakan adab berkomunikasi yang sopan dan juga santun, karena itu menjadi penilaian awal ta’aruf kamu berjalan dengan lancar. Tidak mengapa jika kamu menggunakan bahasa komunikasi yang agak baku, daripada menggunakan bahasa sehari-hari walapun dengan niatan agar tidak terlalu kaku tapi malah menjadi terkesan sok asik nantinya.
4. Pada saat kamu melakukan sesi tanya jawab, namun kamu merasa tidak sreg dengan jawabannya kemudian ingin menyudahi proses ta’arufmu dengan orang tersebut maka yang harus kamu lakukan adalah :
Sampaikan kepadanya bahwa kamu perlu waktu 1-3 hari untuk mempertimbangkan terlebih dahulu.Kirimkan email dengan format berikut :
“Terimakasih atas waktu serta itikad baiknya untuk mau menjawab beberapa pertanyaan yang telah saya berikan, izinkan saya untuk membaca berulang, mendalami serta mempertimbangkan atas jawaban-jawaban yang Anda berikan kepada saya untuk keberlangsungan proses ini selama 1-3 hari kedepan. Saya pastikan akan memberikan kabar berupa keputusan yang telah saya matangkan nantinya.”
Setelah hari ketiga kamu wajib mengirimkan email kepadanya sebagai penegasan bahwa kamu tidak ingin melanjutkan proses ta’aruf dengannya lagi dengan mengirimkan email dengan format berikut :
“Assalamu’alaikum, setelah istikharah dan mempertimbangkan selama 3 hari ini, saya ingin mengajukan permintaan maaf karena tidak bisa melanjutkan proses ta’aruf ini. Insya Allah ini yang terbaik menurut Allah SWT.”
5. Setelah akhirnya kamu menemukan seseorang yang cocok dan ideal untuk menjadi pasangan kamu, maka segerakan untuk melaksanakan Nadzhor. Pelaksanaan Nadzhor yang disarankan antara lain :
Pihak laki-laki mendatangi pihak perempuan di rumahnya, atur waktu yang tepat agar pihak laki-laki juga bisa bertemu dan berkenalan dengan orang tua dari pihak perempuan.
Kedua belah pihak bertemu di luar (rumah makan/resto cepat saji/cafe), pastikan dari masing-masing pihak wajib membawa pendamping (mahram). Untuk akomodasi wajib ditanggung masing-masing.
6. Pelaksanaan Nadzhor biasanya berlangsung selama 2-3 jam, dan pada saat Nadzhor pihak laki-laki disarankan untuk melihat wajah dari pihak perempuan (jika pihak perempuan bercadar maka harus dibuka terlebih dahulu sebentar, agar pihak laki-laki bisa melihat wajah pihak perempuan sebentar). Tidak perlu ada sesi makan bersama, cukup tersedia minuman saja.
7. Pada saat pelaksanaan Nadzhor masing-masing pihak harus saling menghargai satu sama lain, jika memang merasa tidak cocok dari segi fisik atau wajah atau hal lainnya maka usahakan untuk tetap tidak menunjukan perilaku atau gerak-gerik yang menandakan ketidaksukaan.
8. Jika kamu merasa belum ada kecocokan setelah melaksanakan Nadzhor, maka segeralah memberikan konfirmasi melalui email dengan format berikut :
“Assalamu’alaikum, terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bisa melaksanakan Nadzhor dengan saya, bersamaan dengan email ini saya ingin mengajukan permintaan maaf karena tidak bisa melanjutkan proses ta’aruf ini. Insya Allah ini yang terbaik menurut Allah SWT.”
Namun apabila kamu merasa ada kecocokan setelah melaksanakan Nadzhor, kamu pun hanrus segera meminta konfirmasi kepadanya melalui email dengan format berikut :
Format Jika Anda Seorang Ikhwan :
“Assalamu’alaikum, terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bisa melaksanakan Nadzhor dengan saya, bersamaan dengan email ini saya ingin mengkonfirmasikan bahwa saya ingin melanjutkan proses ta’aruf ini kejenjang yang lebih serius (khitbah), mohon kesediaannya untuk memberikan konfirmasi kepada saya mengenai keputusan Anda, apakah proses ini bisa dilanjutkan atau dicukupkan sampai disini.”
Format Jika Anda Seorang Akhwat :
“Assalamu’alaikum, terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bisa melaksanakan Nadzhor dengan saya, bersamaan dengan email ini mohon kesediaannya untuk memberikan konfirmasi kepada saya mengenai keputusan Anda, apakah proses ini bisa dilanjutkan atau dicukupkan sampai disini.”
9. Kira-kira email kamu sebelumnya akan mendapatkan balasan seperti apa ya? Pada fase ini kamu harus berlapang dada dan jangan terbawa perasaan dulu, tapii mudah-mudahan saja dia juga mau melanjutkan ya. Namun apabila dia tidak berkenan untuk melanjutkan dari balasan emailnya, yang harus kamu lakukan adalah cukup dengan tidak membalas email konfirmasi tersebut dan segera hapus semua email sebelumnya antara kamu dan dia. Jika dia memberikan konfirmasi dengan pernyataan berkenan untuk melanjutkan proses ta’arufnya, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah segera membalas email tersebut dengan format berikut :
Format Jika Anda Seorang Ikhwan :
“Terimakasih atas konfirmasi kesediaannya untuk tetap melanjutkan proses ta’aruf ini, mari kita sama-sama mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak orang tua / keluarga masing-masing perihal proses yang sekarang ini sedang kita jalani. Insya Allah dalam waktu seminggu kedepan saya akan berkunjung kembali ke rumah untuk bertemu kepada orang tua / wali Anda guna menyampaikan maksud dan tujuan saya untuk bisa melangkah ke proses selanjutnya, yaitu khitbah.”
Format Jika Anda Seorang Akhwat :
“Terimakasih atas konfirmasi kesediaannya untuk tetap melanjutkan proses ta’aruf ini, mari kita sama-sama mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak orang tua / keluarga masing-masing perihal proses yang sekarang ini sedang kita jalani. Mudah-mudahan dalam waktu seminggu kedepan Anda bisa berkunjung kembali ke rumah saya untuk bertemu kepada orang tua / wali saya guna menyampaikan maksud dan tujuan Anda untuk bisa melangkah ke proses selanjutnya, yaitu khitbah.”
10. Setelah seminggu berlalu dan masing-masing kedua belah pihak sudah mengkomunikasikan kepada orang tua / keluarga masing-masing, maka tahap selanjutnya adalah pihak laki-laki berkunjung ke rumah pihak perempuan (sendirian) untuk berbicara kepada orang tua / wali dari pihak perempuan mengenai keseriusannya ingin melamar pihak perempuan. Pembahasan dalam moment ini hanya sebatas pembukaan saja, bukan proses khitbah. Dalam kesempatan tersebut dibahas kapan waktu yang tepat untuk pelaksanaan acara khitbah. Biasanya jarak waktunya sekitar 1 bulan sejak pihak laki-laki berkunjung ke rumah pihak perempuan untuk yang kedua kalinya.
11. Setelah sekitar 1 bulan telah berlalu / sesuai waktu yang disepakati, maka proses selanjutnya adalah pihak laki-laki bersama orang tua dan keluarga datang ke rumah pihak perempuan untuk melaksanakan lamaran / khitbah. Untuk bagaimana prosesi acara khitbah yang dikehendaki silahkan dibahas masing-masing oleh kedua belah pihak.
12. Setelah proses khitbah sudah dilaksanakan maka selanjutnya jalur komunikasi kedua belah pihak sudah boleh dilakukan melalui jalur pribadi (WA / Telpon), itupun masih sebatas untuk koordinasi proses acara Akad Nikah dan Walimah saja. Dan pastikan untuk saling meningkatkan kesabaran dan membentengi diri dari hawa nafsu, karena tidak sedikit orang-orang yang akhirnya gagal menikah, padahal mereka sudah sampai pada fase lamaran / khitbah. Sebab syaitan akan berusaha sekuat tenaga untuk menggagalkan orang-orang yang sedang berikhtiar untuk menikah. Atau jika mereka gagal untuk memisahkan kamu sebelum melaksanakan akad nikah, mereka pasti akan menjerumuskan kamu kedalam perbuatan maksiat bahkan sampai berbuat zinah. Naudzubillahi Min Zalik.
Jika member masih ada sesuatu hal yang harus ditanyakan silahkan menghubungi admin melalui menu Konsultasi Proses Ta'aruf, Insya Allah admin akan selalu berusaha memberikan arahan yang terbaik berdasarkan pengalaman dan ilmu yang admin miliki.