Panduan Proses Ta'aruf


  1. Seluruh member harap memastikan agar masing-masing dirinya bisa menjaga adab sopan santun dalamm berinteraksi terhadap member lainnya.
  2. Dalam komunitas ini tidak semua member ingin dihubungi lewat jalur pribadi (WA / IG) ya, jadi harap untuk tidak memaksakan kehendak supaya tetap dapat melakukan komunikasi via jalur pribadi. Sebab, masing-masing member bisa melaporkan member lainnya jika ada member yang menimbulkan ketidaknyamanan di dalam komunitas ini.
  3. Seluruh member diharapkan untuk menggunakan bahasa komunikasi yang baku dan tidak ada indikasi merayu / menggombal, karena tidak semua orang suka dengan sikap seperti itu.
  4. Di dalam komunitas ini tentu saja mengarahkan untuk semua member agar lebih aktif dalam mencari, mensortir dan mengajukan perkenalan ta'aruf kepada member lawan jenis lainnya. Jadi pastikan untuk menggunakan bahasa yang baik dan to the point saja ya. Sebabb di komunitas ini bukan lagi fasenya kamu mencari kenalan, tapi lebih terkonsentrasi mencari dan mensortir calon jodohmu.
  5. Jika member ingin mengajukan perkenalan ta'aruf, baiknya gunakan template seperti ini (silahkan di copy paste ya) : "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Perkenalkan nama saya (nama panggilan kamu), saya melihat postingan biodata ta'aruf kamu di Komunitas @taaruf_jabodetabek.id dan kebetulan saya juga member di Komunitas tersebut, ini link postingan biodata ta'aruf milik saya : (copy paste link postingan biodata ta'aruf mu disini), bersama ini saya lampirkan juga CV Ta'aruf Lengkap milik saya supaya bisa kamu pelajari. Semoga kamu bisa meluangkan watu untuk dapat mempelajari pengajuan perkenalan ta'aruf saya. Dan saya siap jika kamu ingin melanjutkan ke sesi tanya jawab nantinya. Terimakasih banyak sebeumnya. Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh."
  6. Point ke 5 adalah simulasi jika kamu yang ingin mengajukan perkenalan ta'aruf, lalu bagaimana jika kamu yang menerima pengajuan perkenalan ta'aruf? Jawabannya cukup seperti ini saja ya : “Wa'alaikumussalaam Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Terimakasih banyak sebelumnya, CV Ta’aruf yang kamu kirimkan sudah saya terima. Berikan saya waktu 1x24 jam untuk mempelajari terlebih dahulu CV Ta’aruf yang sudah kamu kirimkan ini, jika nantinya saya tertarik maka akan segera saya balas kembali pesan yang kamu kirimkan dengan menyertakan CV Ta’aruf milik saya. Namun jika saya tidak mengkonfirmasi kembali nantinya, maka bisa dipastikan ini adalah balasan pertama dan juga yang terakhir dari saya.”
  7. Setelah kamu mempelajari beberapa CV Ta’aruf yang masuk ke dalam email / WA kamu, silahkan untuk segera menghapus pengajuan taaruf yang tidak kamu kehendaki. Namun jika memang ada ketertarikan dengan salah satu atau lebih dari beberapa pengajuan yang masuk, silahkan untuk membalas kembali email tersebut dengan format : “Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Alhamdulillah CV Ta’aruf yang kamu kirimkan sudah selesai saya pelajari, bersama dengan email ini saya lampirkan juga CV Ta’aruf milik saya pribadi agar dapat bisa kamu pelajari terlebih dahulu sebagai bahan untuk pertimbangan ke tahap selanjutnya. Balasan email kamu tentang kelanjutan proses selanjutnya akan saya tunggu maksimal 1×24 jam setelah terkirimnya email ini. Sebab jika memang tidak ada balasan, maka saya anggap kamu tidak berminat untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, dan pesan ini akan saya hapus juga nantinya. Terimakasih banyak sebelumnya.”
  8. Selanjutnya, apabila kamu tidak juga mendapat balasan tentang kelanjutan ke proses berikutnya setelah 1×24 jam maka tindakan kamu selanjutnya adalah menghapus pesan tersebut. Namun apabila kamu mendapat balasan mengenai keberlanjutan ke proses selanjutnya, maka tahap selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan saling memberikan beberapa pertanyaan dan jawaban sesuai dengan list pertanyaan yang tersedia pada menu Daftar Pertanyaan Proses Ta’aruf. Usahakan agar kamu selalu menggunakan adab berkomunikasi yang sopan dan juga santun, karena itu menjadi penilaian awal ta’aruf kamu berjalan dengan lancar. Tidak mengapa jika kamu menggunakan bahasa komunikasi yang agak baku, daripada menggunakan bahasa sehari-hari walapun dengan niatan agar tidak terlalu kaku tapi malah menjadi terkesan sok asik nantinya. FYI untuk proses sesi tanya jawab biasanya bisa berlangsung 3 - 7 hari, karena ini fase yang amat penting. Tidak menutup kemungkinan bisa lebih dari 7 hari juga, sebab sikon dari masing-masing member yang tidak bisa selalu stand by untuk saling memberikan pertanyaan dan jawaban.
  9. Setelah kamu selesai melakukan sesi tanya jawab, silahkan break terlebih dahulu selama 1-3 hari untuk bisa membaca ulang jawaban-jawaban yang kamu terima dan juga kamu laksanakan sholat istikharah agar mendapatkan petunjuk dari Allah. Namun kamu merasa tidak sreg dengan jawabannya kemudian ingin menyudahi proses ta’arufmu dengan orang tersebut maka yang harus kamu lakukan adalah : Pertama : Sampaikan kepadanya bahwa kamu perlu waktu 1-2 hari untuk mempertimbangkan terlebih dahulu. Kirimkan pesan dengan format berikut : “Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Terimakasih atas waktu serta itikad baiknya untuk mau menjawab beberapa pertanyaan yang telah saya berikan, izinkan saya untuk membaca berulang, mendalami serta mempertimbangkan atas jawaban-jawaban yang telah kamu berikan kepada saya selama 1-3 hari kedepan. Saya pastikan akan memberikan kabar berupa keputusan yang telah saya matangkan nantinya. Terimakasih banyak sebelumnya.” Kedua : Setelah hari ketiga kamu wajib memberikan kabar kepadanya sebagai penegasan bahwa kamu tidak ingin melanjutkan proses ta’aruf dengannya lagi dengan mengirimkan email dengan format berikut : “Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Setelah istikharah dan mempertimbangkan selama 3 hari ini, saya ingin mengajukan permintaan maaf karena tidak bisa melanjutkan proses ta’aruf ini. Insya Allah ini yang terbaik menurut Allah SWT.”
  10. Lalu, bagaimana jika kamu ada ketertarikan dan ingin melanjutkan ke proses selanjutnya? Segerakanlah untuk melaksanakan Nadzhor. Kirimkan dia pesan seperti ini : “Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Setelah istikharah dan mempertimbangkan selama 1-3 hari ini, saya ingin mengajukan agar kita bisa melaksanakan proses Nadzhor. Apakah kamu bersedia untuk melaksanakannya juga? Terimakasih banyak sebelumnya." Jika kamu sudah mendapatkan jawabannya, silahkan atur waktu dan tempat sesuai dengan yang disepakati masing-masing. Pelaksanaan Nadzhor yang disarankan antara lain : Pertama : Pihak laki-laki mendatangi pihak perempuan di rumahnya, atur waktu yang tepat agar pihak laki-laki juga bisa bertemu dan berkenalan dengan orang tua dari pihak perempuan. Kedua : Kedua belah pihak bertemu di luar (rumah makan/resto cepat saji/cafe), pastikan dari masing-masing pihak wajib membawa pendamping (mahram). Untuk akomodasi wajib ditanggung masing-masing.
  11. Pelaksanaan Nadzhor biasanya berlangsung selama 2-3 jam, dan pada saat Nadzhor pihak laki-laki disarankan untuk melihat wajah dari pihak perempuan (jika pihak perempuan bercadar maka harus dibuka terlebih dahulu sebentar, agar pihak laki-laki bisa melihat wajah pihak perempuan sebentar, baiknya dilakukan di rumah pihak perempuan ya). Tidak perlu ada sesi makan bersama, cukup tersedia minuman saja.
  12. Pada saat pelaksanaan Nadzhor masing-masing pihak harus saling menghargai satu sama lain, jika memang merasa tidak cocok dari segi fisik atau wajah atau hal lainnya maka usahakan untuk tetap tidak menunjukan perilaku atau gerak-gerik yang menandakan ketidaksukaan.
  13. Lalu bagaimana jika kamu merasa belum ada kecocokan setelah melaksanakan Nadzhor? Maka segeralah memberikan konfirmasi melalui dengan format berikut : “Assalamu’alaikuum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bisa melaksanakan Nadzhor dengan saya, bersamaan dengan pesan ini saya ingin mengajukan permintaan maaf karena tidak bisa melanjutkan proses ta’aruf ini. Insya Allah ini yang terbaik menurut Allah SWT.”
  14. Bagaimana jika kamu merasa ada kecocokan setelah melaksanakan Nadzhor? Kamu pun harus segera memberikan konfirmasi kepadanya dengan format berikut : “Assalamu’alaikuum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk bisa melaksanakan Nadzhor dengan saya, bersamaan dengan pesan ini saya ingin mengkonfirmasikan bahwa saya ada ketertarikan dengan kamu dan ingin melanjutkan proses ta’aruf ini kejenjang yang lebih serius (khitbah), mohon kesediaannya untuk memberikan konfirmasi kepada saya mengenai keputusan kamu, apakah proses ini bisa dilanjutkan atau dicukupkan sampai disini.”
  15. Kira-kira pesan kamu sebelumnya akan mendapatkan balasan seperti apa ya? Pada fase ini kamu harus berlapang dada dan jangan terbawa perasaan dulu, tapii mudah-mudahan saja dia juga mau melanjutkan ya. Namun apabila dia tidak berkenan untuk melanjutkan dari balasan emailnya, yang harus kamu lakukan adalah cukup dengan tidak membalas email konfirmasi tersebut dan segera hapus semua email sebelumnya antara kamu dan dia. Jika dia memberikan konfirmasi dengan pernyataan berkenan untuk melanjutkan proses ta’arufnya, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah segera membalas email tersebut dengan format berikut :“Assalamu'alaikuum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Terimakasih atas konfirmasi kesediaannya untuk tetap melanjutkan proses ta’aruf ini, mari kita sama-sama mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak orang tua / keluarga masing-masing perihal proses yang sekarang ini sedang kita jalani. Insya Allah dalam waktu 3 hari ke depan akan saya kabari kembali hasil dari keputusan saya dan orang tua / keluarga agar bisa melangkah ke proses selanjutnya, yaitu khitbah.”
  16. Setelah 3 hari berlalu dan masing-masing kedua belah pihak sudah mengkomunikasikan kepada orang tua / keluarga masing-masing, maka tahap selanjutnya adalah pihak laki-laki berkunjung ke rumah pihak perempuan (sendirian) untuk berbicara kepada orang tua / wali dari pihak perempuan mengenai keseriusannya ingin melamar pihak perempuan. Pembahasan dalam moment ini hanya sebatas pembukaan saja, bukan proses khitbah. Dalam kesempatan tersebut dibahas kapan waktu yang tepat untuk pelaksanaan acara khitbah. Biasanya jarak waktunya sekitar 1 minggu - 1 bulan sejak pihak laki-laki berkunjung ke rumah pihak perempuan untuk yang kedua kalinya.
  17. Setelah sekitar 1 minggu - 1 bulan telah berlalu / sesuai waktu yang disepakati, maka proses selanjutnya adalah pihak laki-laki bersama orang tua dan keluarga datang ke rumah pihak perempuan untuk melaksanakan lamaran / khitbah. Untuk bagaimana prosesi acara khitbah yang dikehendaki silahkan dibahas masing-masing oleh kedua belah pihak.
  18. Setelah proses khitbah sudah dilaksanakan maka selanjutnya jalur komunikasi kedua belah pihak sudah boleh dilakukan melalui jalur pribadi (WA / Telpon), itupun masih sebatas untuk koordinasi proses acara Akad Nikah dan Walimah saja. Dan pastikan untuk saling meningkatkan kesabaran dan membentengi diri dari hawa nafsu, karena tidak sedikit orang-orang yang akhirnya gagal menikah, padahal mereka sudah sampai pada fase lamaran / khitbah. Sebab syaitan akan berusaha sekuat tenaga untuk menggagalkan orang-orang yang sedang berikhtiar untuk menikah.
  19. Langkah terakhir adalah, silahkan kamu menghubungi admin melalui menu Hapus Postingan Biodata Ta'aruf Saya. Jangan lupa untuk memberikan testimoni terbaiknya juga ya, alangkah baiknya jika kamu juga melampirkan foto dokumentasinya untuk admin jadikan sebagai testimoni. 😉-
Jadii secara garis besar proses ta'aruf itu adalah : Mencari & Mensortir > Saling Mengenal dengan melakukan sesi tanya jawab Daftar Pertanyaan Ta'aruf > Nadzhor > Khitbah > Nikah.

Sesimple itu sebenarnya, tapii yang membuat sulit adalah menemukan orang yang tepat, sekufu, sefrekuensi, se-visi, da se se se lainnya, semua tergantung dari bagaimana kamunya juga yaa. Yang jelas, semakin banyak se se se nya, semakin sulit tinggi juga tingkat kesulitannya dan berimbas semakin lama juga kamu menemukannya.

Jodoh ituuu cerminan diri, saran admin supaya kamu bisa segera bertemu dengan jodohmu : Silahkan kamu intropeksi diri kamu terlebih dahulu yaa, kamu pun jga perlu untuk mengenal terlebih dahulu siapa siih diri kamu sebenarnya. Kalau kamu belum mengenal siapa diri kamu yang sebenarnya, percaya deeh..kamu pun akan sangat kesulitan untuk menentukan bagaiamana siih sosok pendamping yang kamu butuhkan.

Kalau cuma sekedar mencari yang diinginkan siih pakai ilmu sat set aja mudah banget yaa, tapiii ujung-ujungnya yaaa gitu deh...

Cara paling efektif untuk mengenali dirimu sendiri tentu saja bukan melalui ilmu astrologi, fengshui apalagi ramalan. Mungkin kamu bisa datang ke psikolog lalu berkonsultasi dan boleh juga ikut tes psikologi disana. Tapiii alangkah lebih baiknya jika kamu coba untuk belajar dan mengenali siapa sih Tuhanmu? 😊-


Selamat berikhtiar yaa..
Semoga Allah berikan kamu kemudahan dalam menjalani ikhtiar jodohmu ini. Dan kamu dipertemukan dengan pendamping yang memang saling membutuhkan, dia butuh kamu dan kamu pun butuh dia.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin..
Copyright 2025 Ta'aruf JABODETABEK.
All right Reserved
-